mata parfum parfum langkah langkah kata “Boleh aku duduk di sini?” Tampaknya cappuccinomu sudah dingin. Sudah lama? Kau hanya senyum seraya mengeluarkan rokok mildmu. Aku berusaha sok gentle, memantikkan api. Aku sedikit terbatuk karena asap rokokmu menghembus ke mukaku Ini selasar

Cerah di sini Bagaimana di sana, sayang?   Baik-baik saja Cuacanya  membuat  tempat tidur kita  memar   Sprei berantakan Bantal guling  terlempar  liar   Budi Susilowww.eskaber.com/

Ilustrasi: Wattpad.com Kisah perempuan tanpa jejak, selalu menemui sunyi di tempat sepi, menggenggam berteman bayang. Senyum perempuan tanpa jejak terasa manis terkecup bayang. Perempuan tanpa jejak memandang bayang semakin mendekat, aroma khas tercium lembut, tersenyum menghangatkan. Mayang kain terurai tersapu angin,

Ilustrasi Pixabay.com Awan hitam menggelayut di Langit Memandang bumi tersenyum haru Nampak manusia-manusia berebut mencicip neraka Sedang nikmat surga mereka abaikan Langit menangis dengan kencang Basahi bumi yang kering kerontang Bumi tak sanggup menyambut kerinduan langit Pecah, menyapu bumi Tangisan langit

                                             Sumber photo: Website tanaman herbal In the distance of silence  What is actually worst Drowning in the deep of

https://cdn.pixabay.com Pada secangkir kopi aku menyerahkan aromanya merebahi semua kelelahan yang sekarang menjalari sekujur urat syaraf seperti cengkeraman tangan-tangan kegelapan di tubuh malam Di sesapan pertama aku melepaskan helaan nafas panjang seperti hembusan angin buritan yang mendorong perahu nelayan maju mengendarai