Merdeka dalam Kemerdekaan

oleh -2,066 views


Bangsa Indonesia merdeka diproklamirkan pada tahun 1945. 77 tahun sudah kita bebas dari penjajahan hingga tahun 2022. Terlepas dari carut marut bangsa Indonesia sekarang ini dengan berbagai permasalahan politik,ekonomi,sosial dan hukum kita harus tetap mempertahankan kemerdekaan dengan mengisi hal-hal yang positif. Bagi kaum ibu rumahtangga, banyak cara untuk meningkatkan pendapatan dengan menciptakan usaha. Salah satunya adalah berinovasi membuat produk rumahan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar. Banyak sekali bahan baku yang bisa dimanfaatkan untuk dijadikan aneka jajanan terutama yang hidup di perdesaan. Untuk pengolahannyapun mudah dipelajari yaitu melalui aplikasi youtube atau sumber informasi lainnya.

Bungkil kelapa adalah bahan baku pembuatan Dage atau Dages yang merupakan makanan khas masyarakat Banyumas. Sejak jaman dulu sampai sekarang Dages masih diminati oleh banyak orang terutama warga Banyumas dan kabupaten-kabupaten sekitarnya. Disamping untuk lauk nasi, Dages juga bisa dijadikan camilan yang enak dimakan pada waktu pagi,siang,sore maupun malam hari.

Bukan hanya dibuat mendoan, Dages bisa dikreasi menjadi stik,kripik dan klanting.
Ibu-ibu rumahtangga bisa memproduksi dan memasarkan lebih luas bukan hanya di lingkungan sekitar tapi bisa ke luar jawa bahkan luar negeri.

Harga jual Dages yang sudah dibuat stik atau klanting sangat tinggi bahkan jauh melebihi harga kripik tempe atau camilan lainnya. Peminatnyapun lebih luas karena banyak yang penasaran dengan makanan yang satu ini. Sekali mencoba banyak yang kemudian ketagihan ingin mencoba lagi. Warga Banyumas, Brebes, Purbalingga dan Cilacap yang berada di perantaun banyak yang kangen dengan Dages sehingga jika pulang kampung keluarganya menyediakan sebagai menu utama. Ketika mau berangkat lagi ke perantauan oleh-oleh yang dibawa adalah Dages yang sudah berupa camilan ataupun yang masih mentah untuk dibuat mendoan.

Peluang pasar Dages tidak mengenal usia penikmatnya dan bukan hanya dari kalangan bawah, orang kayapun mau menikmati dan banyak yang suka. Apalagi jika sudah dibuat makanan ringan dan dikemas yang menarik, pejabat setingkat Bupatipun tidak malu-malu menjadi bintang iklan untuk mempromosikan produk lokal yang berbahan baku limbah kopra tersebut.

Dengan memproduksi Dages menjadi aneka camilan secara tidak langsung sudah membantu pemerintah mengembangkan ekonomi kreatif. Dengan permodalan yang kecil tanpa harus mengharapkan bantuan dana dari pemerintah mampu menciptakan lapangan kerja yang pada gilirannya bisa meningkatkan taraf perekonomian orang banyak. Contoh saja proses pembuatan stik Dages, mulai dari mengiris bahan baku yang berupa Dages, menggoreng, mengemas dan memasarkan sudah dibutuhkan 4 orang tenaga kerja jika sudah meningkat produksinya. Belum lagi melibatkan para pedagang kecil yang ikut menjualkan ataupun mengisi di toko-toko.

Merdeka dalam kemerdekaan ekonomi adalah hak setiap warga untuk menggali potensi diri demi kemajuan perekonomian bangsa. Pemberdayaan masyarakat tanpa batas dengan menciptakan usaha maupun mengembangkan usaha bagian dari mengisi kemerdekaan. Kalau bukan kita siapa lagi…
MERDEKA…!!!

Tentang Penulis: Ety Supriyatin

Lahir di Banyumas Menulis apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan

Responses (4)

    1. Terima kasih kembali..
      Alhamdulillah banyak respon positif krn artikel ini sy share ke puluhan grup WA dan buat story WA yg dilihat ratusan kontak teman..Langsung ada yang pesan produk Dage juga…

Tinggalkan Balasan