
Tujuh belas Agustus tahun empat lima
itulah hari kemerdekaan kita …
Terdengar lagi di penjuru tanah air lagu kemerdekaan RI setiap bulan Agustus. Tidak hanya di lapangan upacara saja, di gang sempit pun lagu ini dikumandangkan ketika tasyakuran tanggal enam belas malam. Sebagai rasa syukur telah terbebas dari penjajah pada tahun 1945 tepatnya tanggal 17 bulan Agustus.
Ada berapa persen rakyat Indonesia yang berbahagia di HUT ke 78, berapa persen yang biasa saja, dan berapa persen yang masih belum bahagia? Walaupun banyak kata motivasi bahagia itu sederhana, namun sebenarnya tak semudah yang dilihat. Mungkin senyum mereka untuk mengurangi sedikit perih dalam hatinya.
Kita telah terbebas dari penjajah, merdeka dari para serdadu penindas. Apakah sudah benar-benar merdeka secara utuh, independent, atau jangan-jangan masih seperti layang-layang, ada yang mengendalikan. Ah itu hanya prasangka penulis saja semoga benar merdeka adanya.
Jangan sampai ada rasa merdeka tapi bingung, bingung tapi merdeka, iya to?
Karena yang namanya merdeka itu hepi bukan sedih apalagi perih. Terus berlomba memberikan nasehat, ide, saran dan tip terbaik untuk mengisi kemerdekaan. Di satu sisi serangan masih menyelusup melalui jalan apa saja untuk bisa menggoyahkan, merusak dan merobohkan pertahanan.
Suatu negeri itu yang dibutuhkan selain sumber daya alamnya yang melimpah adalah sumber daya manusianya tangguh. Kita masih harus berjuang dalam situasi merdeka bukan terlena rebahan saja. Negeri ini butuh generasi yang kuat fisik, mental dan daya pikirnya, karena bagimu negeri jiwa raga kami yang harus dikuatkan tidak hanya sekadar dimajukan.
Melihat perkembangan generasi strawberry memang seolah tidak mungkin akan menjadi tangguh. Tak ada kata putus asa dan terus berusaha untuk mengarahkan mereka agar menjadi lebih baik.
17 Agustus 2023








Terima kasih udah ikutan mbakkuuh. Widz Stoops
Aamiin, semoga generasi selanjutnya semakin tangguh