bulan menyipit gemas merobek kembang-kembang tidur seolah tanpa hati menghamburkannya di antara kerlipan kunang-kunang sementara segelintir embun merangkak ke balik daun saat mendengar surya berjanji mengusir malam dan menyeret pagi yang masih melindur aku memang taklagi milik siapa chandra pun surya

kaget tah?bapak kagetkah?rasio es dua dan es dua sangat rendah?jeblok dibanding negara sebelah? makanya, ojo gumunanjangan gampang kaget pegawai bapak bilang;pendidikan tinggi ndak pentinges satu tidak harus jadi takusah kagetminum es puter biar bapak tak kaget sebelum mengerti:kepala tukang es puter

Stiki

Ini adalah pesanDari saudara sebangsaYang meyakini bahwa selamanyaMerah putih tetap tegak dan berkibar Bait-bait ini adalah harapanBagi bangsa yang merayakan pertambahan usia“Semoga kau menjadi dewasa dan tidak lagi mengulang kesalahan yang sama“ Biarlah yang kemarin menjadi sejarahSeindah-indahnya kenangan, kita tidak akan

di bawah gelombanglaut biru mengalir teduhtenangluluh ikan-ikan berenangriang ke sana ke sinitanpa henti “sebentar, sebentar!” jemplingheningtiada denting. “ikan tidak tidur?” Serentak ikan-ikan berhenti berenangmelotot marah ke satu arah “jika kami tidur, dan hanya jika kami tidur, kala membuka mata bisa kelilipan