,

Tahun ini, Bangsa Indonesia merayakan hari ulang tahun kemerdekaannya yang ke-78. Sebuah usia yang matang untuk perjalanan kehidupan suatu bangsa.  Penghargaan setinggi-tingginya patut diberikan kepada para pahlawan dan para pendiri bangsa yang telah berjuang demi bebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan bangsa

Tujuh belas Agustus tahun empat lima itulah hari kemerdekaan kita … Terdengar lagi di penjuru tanah air lagu kemerdekaan RI setiap bulan Agustus. Tidak hanya di lapangan upacara saja, di gang sempit pun lagu ini dikumandangkan ketika tasyakuran tanggal enam belas

Bung Karno dan Bung Hatta adalah sosok-sosok Proklamator bagi Kemerdekaan Negeri kita yang selalu dikenang sepanjang hayat. Mereka berdua adalah Tokoh-tokoh yang telah mempersiapkan sejak lama sebuah sketsa Kemerdekaan dengan Pancasila sebagai pondasinya. Pancasila adalah harta bagi Bangsa Indonesia yang sangat

,

Kemeriahan dalam rangka HUT Kemerdekaan RI. Pemandangan warga yang memenuhi lapangan Kresola demikian tampak menyenangkan. Usai melakukan jalan sehat, peserta berkumpul bersama warga permukiman padat. Semua peserta bergembira. Sesekali bersorak ketika seseorang mendapatkan door prize. Atau turut menyanyikan lagu-lagu perjuangan dan

Kemerdekaan yang diproklamirkan bangsa Indonesia perlu dipertahankan. Kedatangan AFNEI yang diboncengi NICA jelas ingin kembali menancapkan kekuasaan Pemerintah Hindia Belanda.Prajurit dan pejuang kembali terpanggil ke medan perang. Mempertaruhkan harta dan bahkan nyawa. Mempertahankan Indonesia Raya agar tetap berkumandang. Merah Putih tetap