bulan menyipit gemas merobek kembang-kembang tidur seolah tanpa hati menghamburkannya di antara kerlipan kunang-kunang sementara segelintir embun merangkak ke balik daun saat mendengar surya berjanji mengusir malam dan menyeret pagi yang masih melindur aku memang taklagi milik siapa chandra pun surya Selengkapnya
Tag: Puisi
Puisi: Kaget
kaget tah?bapak kagetkah?rasio es dua dan es dua sangat rendah?jeblok dibanding negara sebelah? makanya, ojo gumunanjangan gampang kaget pegawai bapak bilang;pendidikan tinggi ndak pentinges satu tidak harus jadi takusah kagetminum es puter biar bapak tak kaget sebelum mengerti:kepala tukang es puter Selengkapnya
“Aku dan Engkau: Puisi tentang Cinta yang Tak Terduga”
Puisi Pertama: “Aku dan Engkau” Aku dan engkau, dua insan yang berbedaNamun terhubung oleh benang yang tak terlihatKita adalah dua jiwa yang saling mencariDalam labirin cinta yang tak terduga Aku adalah seorang yang mencintaiDengan segala kelebihan dan kekurangankuEngkau adalah sosok yang Selengkapnya
Puisi: Ikan Kelilipan
di bawah gelombanglaut biru mengalir teduhtenangluluh ikan-ikan berenangriang ke sana ke sinitanpa henti “sebentar, sebentar!” jemplingheningtiada denting. “ikan tidak tidur?” Serentak ikan-ikan berhenti berenangmelotot marah ke satu arah “jika kami tidur, dan hanya jika kami tidur, kala membuka mata bisa kelilipan Selengkapnya
Bang Bang! Kenangan Tahun Baru, Bang Bang!
Bang Bang! Kenangan Tahun Baru, Bang Bang! Waktu kecil dulu menjelang Tahun BaruAku mendapatkan kado kuda dan senapan usangBuatan abahkuDari pelepah pisang Bang bang!Kuberlagak bak pemburu Bang bang!Suaranya cukup seruBang bang!Kutembak burung ituBang bang!Bunyi senapan pelepah pisangku Bertahun kini berlaluAbah tak Selengkapnya
Tujuh Puluh Tujuh
Puisi untuk negeri Ada luka yang menganga di merah kibaran benderaTetesan darahnya telah lama mengeringtetap saja kain merah meliuk-liuk seirama angin bertahan dan bertahan dari serbuan dingin Tiadakah kau lihat putih itu bernoktah dan memenuhi pori-poriKita lupa mencuci bendera sebelum berkibar Selengkapnya
Secangkir Kopi Bersama
Kucuran kopi terdengar merdu Kepulan asap mewangi Denting sendok menyentuh cangkir Sepasang mata bertatapan Bibir menyentuh kopi panas Seruput terdengar pelan Rasa puas terukir bibir basah Kopi terbuat campuran cinta Kopi susu selalu engkau pilih Engkau nikmati rasa diantaranya Bukan rasa Selengkapnya
Kutunggumu di Warung Kopi
bulan jatuh di genteng warung kopi para lelaki perlente berdasi keluar dari gedung warna-warni lari-lari mereka serabutan, upel-upelan berteriakan berebutan memeluk bulan. bulan malu, tersipu merah dadu bulan deg-degan digoda-goda bulan cekikikan dielus-elus bulan menggeliat dipijat-pijat bulan mendesah dicium-cium bulan merintih Selengkapnya
Wanita Yang Merindukan Aroma Kopi
Ini adalah kisah tentang wanita yang merindukan aroma kopi, wanita yang selalu menghirup wangi kopi, baik di pagi dan sore hari. Kopi menjadi sahabatnya dikala ia tengah merindukan lelaki yang tubuhnya beraroma kopi. Di pagi dan senja hari ia membalurkan bubuk Selengkapnya
Kisah Sepenggal Wanita Aroma Kopi
[Sepenggal Kisah Wanita Aroma Kopi 1] [Sepenggal Kisah Wanita Aroma Kopi 3] Hujan Air Mata Mendung datang mengundang hujan Angin kencang menerpa wajahku Mimpi pun gelisah Tak lama kabar itu pun datang Terjawab sudah Wanita aroma kopi tergeletak tak berdaya Keperkasaan Selengkapnya
- 1
- 2
- …
- 5
- Berikutnya










