Kutunggumu di Warung Kopi

oleh -350 views
Kutunggumu di Warung Kopi
Kutunggumu di Warung Kopi
bulan jatuh di genteng warung kopi
para lelaki perlente berdasi 
keluar dari gedung warna-warni
lari-lari
mereka serabutan,
upel-upelan
berteriakan
berebutan memeluk bulan.
bulan malu,
tersipu merah dadu
bulan deg-degan 
digoda-goda
bulan cekikikan
dielus-elus
bulan menggeliat
dipijat-pijat
bulan mendesah
dicium-cium
bulan merintih
dijilat-jilat
sesudah itu
bulanpun sunyi 
nafasnya naik turun tugu tani
kekasihku,
sungguh
malam itu,
para lelaki perlente
ikut membuat gedung-gedung bertingkat 
bergoyang-goyang
terengah-engah
lalu terkulai
lelap 
dalam mimpi-mimpinya
dan aku tetap saja menunggumu
di sini
di warung kopi


Tanah Betawi 1998

Response (1)

Tinggalkan Balasan