bulan jatuh di genteng warung kopi para lelaki perlente berdasi keluar dari gedung warna-warni lari-lari mereka serabutan, upel-upelan berteriakan berebutan memeluk bulan. bulan malu, tersipu merah dadu bulan deg-degan digoda-goda bulan cekikikan dielus-elus bulan menggeliat dipijat-pijat bulan mendesah dicium-cium bulan merintih

Ilustrasi Puisi : Hanya Wanita Biasa. Sumber : KapanLagi.com Jika di tengah gurun, Ia seperti oase yang melahirkan mata air. Jika di tengah padang ilalang,dialah mata air yang menyegarkan. Di pagi yang kering, ia adalah tetesan embun yang menyejukkan Tapi ia

                                             Sumber photo: Website tanaman herbal In the distance of silence  What is actually worst Drowning in the deep of