Aku, Kamu, Kuharap Menjadi Kita Tentang dirimuAku seperti membaca bukuyang tak pernah tamatBanyak rahasiaBelum terungkapCerita yang tak terkatakan Pernah suatu masaKau bermimpi tentang mawarBerharap menghidu wangiTapi malah luka terkena duri Ingin menciptakan dongengAda istanaDikelilingi taman-taman bungaTapi sang pangeranLebih sering mengumpulkan batuPada Selengkapnya
Penulis: Ayah Tuah
Membaca Indonesia
Indonesia hari ini bukanlah negeri yang tiba-tiba ada. Bukan atas kesaktian seorang Bandung Bondowoso: “Abrakadabra!” Jadi dalam waktu semalam. Ia adalah kumpulan keping-keping sejarah yang panjang. Mulai dari kerajaan-kerajaan yang berdiri sendiri dan terpencar, kedatangan para penjajah, hingga keinginan untuk bersatu. Selengkapnya
Wajah-wajah Asing
Aku tidak tahu kenapa banyak topeng yang harus kupakai. Wajah-wajah asing yang bukan milikku. Wajah-wajah yang sebenarnya dulu kuangankan, dengan cerita dan panggungku sendiri Tapi perjalanan waktu membuat alur cerita berbelok arah. Impian runtuh patah di tengah Sejatinya hidup adalah drama. Selengkapnya
Bab 16. Pesta yang Harus Segera Diakhiri
Bab 16. Pesta yang Harus Segera Diakhiri Foto oleh cottonbro dari Pexels << Sebelumnya Maik Schulz seperti terlompat dari tempat tidurnya. Siapa yang berani membangunkannya — menelepon –tengah malam begini. Tapi saat melihat sebuah nama dalam layar hp-nya, tapak tangannya langsung Selengkapnya
Jangan Jatuh Cinta di Warung Amerika
mata parfum parfum langkah langkah kata “Boleh aku duduk di sini?” Tampaknya cappuccinomu sudah dingin. Sudah lama? Kau hanya senyum seraya mengeluarkan rokok mildmu. Aku berusaha sok gentle, memantikkan api. Aku sedikit terbatuk karena asap rokokmu menghembus ke mukaku Ini selasar Selengkapnya
Pulang ke Dalam Kenangan
Sumber : kaskus.id Sengaja aku datang ke kota ini. Bukan untuk menertawakan kegagalan, atau menangisi keberhasilan Aku hanya ingin melihat pohon jambu dan rumpun bambu Pohon jambu adalah Yanto, Gandung, juga Ipin – kawan-kawan semasa kecil. Bergelantungan di Selengkapnya
Buku Pelajaran Bahasa Indonesia
i – ni bu – di kemudian budi. Remaja di simpang angin kehilangan kerbau dan seruling bertemu tuti janji menyatukan pori-pori usai sekolah nanti * i – ni tu – ti kemudian tuti lahir dari rahim televisi menggenggam ponsel Selengkapnya



