Meski KDRT Tetap Cinta

oleh -431 views
Meski KDRT Tetap Cinta
Meski KDRT Tetap Cinta

Sore itu hujan turun dengan deras diiringi hembusan angin yang luar biasa kencang, aku berdiam diri di rumah, cuaca sedang tidak bersahabat dan aku enggan ke luar rumah. Sebenarnya sore ini aku sudah ada janji dengan klien di rumah makan yang letaknya di dalam mall.

Sengaja aku batalkan pertemuan dengan klien karena hujan yang tak kunjung reda dan jalan yang dilalui ke  mall itu daerah  banjir. Beruntungnya klienpun merasa tidak aman kalau ke luar rumah dengan cuaca seperti ini.

Sambil rebahan aku iseng-iseng melihat Facebook, sampai aku melihat sosok wajah yang tak asing, meski puluhan tahun tidak bertemu, tapi aku masih mengenal wajah itu, meski sekarang berkerudung, ya itu wajah Yani anak kos depan rumahku dan ehhh tunggu aku melihat di sebelah Yani berdiri Adrian. Sosok yang sama-sama aku kenal, ga nyangka mereka ke pelaminan, karena aku tau kisah pacaran mereka dulu.

*

“Plak!”

“Awwwwww, sakit!”

“Perempuan tak tau diuntung, jangan lari kamu!”

“Tolong…tolong!” terdengar suara Yani berteriak minta tolong sambil menahan sakit.

Aku yang berada di dalam rumah langsung berlari keluar, kudapati Yani anak kos sedang dijambak Adrian pacarnya dan pipi Yani terlihat merah karena ditempeleng Adrian. Suasana tempat tinggalku siang itu sepi, karena para tetangga masih di kantor, mereka pulang malam hari, sedang aku masih pengangguran karena baru selesai wisuda dan sedang mencari pekerjaan.

Aku berusaha melepaskan tangan Adrian di rambut Yani, lumayan kencang juga jambakannya, pantas Yani berteriak minta tolong. Karena kesal aku tampar pipi Adrian, reflek dia lepas tangannya dari rambut Yani, terlihat rambut Yani banyak yang rontok dan menempel di tangan Adrian.

Mata Adrian memerah menahan amarah, Yani memelukku dengan kencang sambil menangis terisak-isak.

Sambil ngomel tak karuan Andrian pergi meninggalkan tempat kos pacarnya.

Tidak sekali dua kali aku melihat Yani dipukul Adrian, kalau aku menegur, Yani selalu bilang tidak apa-apa. Kalau lagi akur mereka pasangan romantis.

Aku sering mendengar Adrian bermain gitar dan Yani bernyanyi. Adrian itu sebenarnya pemuda yang baik, tapi sayangnya tidak bisa mengontrol emosi.

Suatu hari aku melihat mata Yani sembab, ketika aku bertanya, dia hanya menangis dan bilang Adrian cemburu karena teman kuliahnya kerja kelompok di ruang tamu kosannya, kelompok Yani ada lima orang, tiga perempuan dan dua laki-laki. Ketika sedang kerja kelompok, Adrian datang dan Yani tidak langsung menyambutnya karena sedang mengerjakan tugas.

Adrian tidak terima diacuhkan Yani, dia ngamuk dan mengusir teman-teman Yani serta memaki-makinya dengan menyebut nama binatang, teman Yani yang laki-laki tidak terima temannya diperlakukan seperti itu, terjadilah keributan dan hampir baku hantam,  teman-teman Yani yang perempuan pada ketakutan dan mereka  pergi dari tempat kos itu. Yani meminta maaf pada teman-temannya, sejak kejadian itu tak ada satupun temannya yang mau mampir ke tempat kosan-nya.

Aku sarankan agar Yani menjauhi Adrian, daripada pacaran tapi tersiksa, Yani tidak mau karena dia sangat mencintai Adrian. Kalau sudah seperti ini aku tidak bisa berbuat apa-apa.

Sampai akhirnya aku dapat panggilan kerja di ibukota dan jarang pulang ke kota asalku, mama dan papa yang sering menengok aku di ibukota,  karena mereka memang mempunyai rumah di sana dan aku yang menempatinya.

Mama bercerita tentang Yani yang diusir ibu kostnya karena merasa terganggu dengan sikap Adrian, dan Yani pindah entah kemana. Semenjak saat itu aku tidak pernah lagi mendengar kabar tentang Yani sampai aku menemukannya di FB.

Entah aku bangga atau sedih dengan keputusan Yani menerima pinangan Adrian, tapi bisa saja itu jodoh. Tapi kalau bagi aku sendiri, ketika pasangan sudah main tangan, maka aku akan pergi dari kehidupannya.

Semoga saja Adrian berubah ke arah yang lebih baik dan mereka hidup bahagia bersama sampai tua.

Evanescence – Bring Me To Life (Official Music Video)

ADSN1919

Responses (14)

Tinggalkan Balasan