Bersikap Toleransi Kepada Sesama

Bangsa Indonesia terdiri dari Sabang sampai Merauke, sudah tentu memiliki berbagai jenis kesenian dan kebudayaan lokal yang banyak sekali, jadi menurutku sangat penting sekali bagi kita sebagai generasi muda yang ada saat ini untuk melestarikan tarian tradisional, lagu, pakaian adat, hingga bahasa lokal. Selain dari bahasa persatuan negara kita, bahasa Indonesia.
Sebelum adanya sumpah pemuda, dahulu bangsa ini terpecah belah, hal ini bisa terjadi karena memang banyak sekali perbedaan yang ada, baik beda pulau, beda suku hingga beda bahasa dan agama. Tapi seiring tumbuhnya kesadaran baru dari para pemuda – pemudi saat itu; bahwa jika ingin lepas dari penjajahan, maka tak ada hal lain selain bersatu, maka berkat persatuan yang terjalin saat itulah berbuah hasil baik seperti yang saat ini sudah kita nikmati, yaitu kemerdekaan.

Maka dari itu, adalah hal bodoh yang hakiki, jika sebagai anak muda yang sudah hidup di alam kebebasan seperti saat ini kita masih meributkan soal perbedaan suku, ras dan agama (SARA).
Suka Membaca dan Melek Sejarah Indonesia

Presiden Republik Indonesia yang pertama, Soekarno pada pidato Soekarno 17 Agustus 1966 berkata, “Jas Merah” yang jika diartikan artinya “Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah” saat menyorot berbagai konflik anak bangsa yang terjadi pada waktu itu.
Dengan mempelajari sejarah, banyak hal positif yang bisa diambil oleh generasi muda. Dengan melek sejarah yang sudah terjadi di Indonesia kita akan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga, dengan mengetahui hal-hal buruk yang pernah terjadi di masa lalu, kita dapat mengantisipasi hal buruk itu tidak kembali terjadi di masa kini dan masa depan nanti.










Sangat inspiratif…
Terimakasih mba Ety ☺️
Mantap bermanfaat, Mbak Dinni.
Makasih pak Budi sudah membacanya, ayo kita ramaikan event eskaber
Terima kasih untuk artikelnya, mbak Din. Bermanfaat
Sama-sama mas, untuk meramaikan event eskaber hehehe