Foto: dok. Aliz Azert Cukup lama kita bersua lewat dunia maya Disatukan oleh hobi yang sama Berbagi kisah dan kasih di SKB Lewati suka duka berliterasi Banyak hal yang kita temui Banyak hal yang kita dapatkan Ilmu dan pengalaman yang sangat

Pixabay.com  Dalam hujan aku merasa kesepian apa yang aku peluk hanya bayangan  Setiap tetes  hujan yang menyentuh tubuhku  adalah kerinduan  Di bawah guyur hujan aku merasa kedinginan oleh rasa kehilangan akan kehangatan  Kehangatan yang pernah kaujanjikan yang kini hanya jadi kenangan

  Photo by Vincent Guth on Unsplash Puisi ini aku buat tak Berjudul Untuk menuliskan kisah  seorang pria yang suka memetik gitar Selalu  lantang melantunkan sebuah lagu Selalu memberi kado bila ada yang berulang tahun   Harapku,  dihari jadiku nanti Tak

Photo by Ihor Malytskyi on Unsplash Puisi ini terinspirasi oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi ditahun kelahiran seorang Zaldy Chan yang ber-shio kelinci dan berbintang “timbangan” Libra. Karya ini adalah koloborasi dari Widz Stoops sebagai pengubah dan pembaca puisi dan Warkasa1919 sebagai pembuat

ilustrasi via unsplash.com @Dave Hoevler Pelan kurambati anak tangga, menurun meniti masa, dengan kaki tertatih aku berjalan melarut dalam tuntunan gending gendang suargaloka Miris kudengar raungan anak manusia bertingkah, berpolah, mengisi bejana kisah hidup mereka dengan kidung yang berdengung bersama rintihan

  Foto: Dian Albatami. Eva Ada ratusan kata, di sudut malam yang belum sempat kuambilAda ribuan rasa, di langit senja yang sulit kuterjemahkanAda jutaan rayuan, di langit penuh bintang yang bersembunyi di balik rembulanNamun, hanya ada satu do’a yang kulantunkan untukmu,

Ilustrasi:www.pixabay.com Terang terpancar cahaya tenang Selimuti malam meresap keheningan Teduh diam lingkupi doa sejuta jiwa Getar sukma damba nirwana Ketika kelam bayangi penerangan Purnama menanti dalam kebisuan Biarkan gelap berlalu, tak melawan Di puncak redup, sinar tetap terpancarkan Pelan, hitam kian

  Dokpri  Jalan panjang telah terlewati Liku hidup pun telah dijalani  Onak dan duri tak jarang menghampiri  Bahagia dan nestapa silih berganti  Cita dan cinta yang turut mewarnai hari  Menggoreskan kisah berjuta mimpi  Ada yang teraih pasti  Pun ada yang berlalu