bulan menyipit gemas merobek kembang-kembang tidur seolah tanpa hati menghamburkannya di antara kerlipan kunang-kunang sementara segelintir embun merangkak ke balik daun saat mendengar surya berjanji mengusir malam dan menyeret pagi yang masih melindur aku memang taklagi milik siapa chandra pun surya Selengkapnya
Puisi: Kaget
kaget tah?bapak kagetkah?rasio es dua dan es dua sangat rendah?jeblok dibanding negara sebelah? makanya, ojo gumunanjangan gampang kaget pegawai bapak bilang;pendidikan tinggi ndak pentinges satu tidak harus jadi takusah kagetminum es puter biar bapak tak kaget sebelum mengerti:kepala tukang es puter Selengkapnya
“Aku dan Engkau: Puisi tentang Cinta yang Tak Terduga”
Puisi Pertama: “Aku dan Engkau” Aku dan engkau, dua insan yang berbedaNamun terhubung oleh benang yang tak terlihatKita adalah dua jiwa yang saling mencariDalam labirin cinta yang tak terduga Aku adalah seorang yang mencintaiDengan segala kelebihan dan kekurangankuEngkau adalah sosok yang Selengkapnya
Kabar buruk
Kabar buruk Hari yang tak pernah aku harapkan selama ini telah tiba Kabar buruk membawa duka teramat dalam Aku menahan tangisan berharap kabar buruk itu tidak nyata Tapi harapanku hilang semua Kabar buruk ini nyata Sang Kapten telah tiada Man…man… man… Aku Selengkapnya
Mencari Kemerdekaan Hakiki
Memang, kita telah merdeka dari penindasan Tujuh puluh delapan tahun yang lalu Menjadi tonggak sejarah lepas dari segala penekanan Apakah kita mampu mempertahankan hingga kini? Memang, pejuang dulu berhasil mengusir penjajah dari bumi Pertiwi Dengan mengorbankan nyawa para syuhada Setelah ratusan Selengkapnya
Aku, Ibu dan Sang Saka
Aku, Ibu dan Sang Saka Ibu melambaikan tangan memanggilku, tangannya menunjuk pada Sang Saka yang bebas berkibar di atas hembusan angin Matahari memantulkan sinar di kedua warnanya, Ibu terlihat bangga. Ibu menceritakan sebuah kisah tentang orang-orang terjajah, yang bersatu melepas belenggu Selengkapnya
Ode untuk Republik
Ini adalah pesanDari saudara sebangsaYang meyakini bahwa selamanyaMerah putih tetap tegak dan berkibar Bait-bait ini adalah harapanBagi bangsa yang merayakan pertambahan usia“Semoga kau menjadi dewasa dan tidak lagi mengulang kesalahan yang sama“ Biarlah yang kemarin menjadi sejarahSeindah-indahnya kenangan, kita tidak akan Selengkapnya
Puisi: Ikan Kelilipan
di bawah gelombanglaut biru mengalir teduhtenangluluh ikan-ikan berenangriang ke sana ke sinitanpa henti “sebentar, sebentar!” jemplingheningtiada denting. “ikan tidak tidur?” Serentak ikan-ikan berhenti berenangmelotot marah ke satu arah “jika kami tidur, dan hanya jika kami tidur, kala membuka mata bisa kelilipan Selengkapnya
Akupun Ingin
Bukan aku takingin Mengail di bening kali Melayang melepas pandang Bercanda meniti harapan Namun Sejak darah membuncah Telanjang tak berkumbah Tak tergapai Bukan aku menolak Menggigil didingin malam Menggeliat diterik panas Mengerang dinyeri luka Tapi biarkanlah Aku pernah bermimpi dalam kisi-kisi Selengkapnya
- 1
- 2
- …
- 6
- Berikutnya











