SAHABAT VIRTUAL Guyuran hujan semalam menyisakan jalanan yang masih basah pun gerimis masih luruh menyapa pagi. Tampak genangan air dibeberapa jalan berlubang menuju kampus.Hari masih pagi namun sudah tampak kesibukan kampus sejak pembelajaran tak lagi daring. Seorang gadis berjilbab coklat muda

Nataru Oleh Nitamarelda Tin…tin klakson sepeda motor memberi tanda menyalip sepeda MayaMaya mengayuh lebih cepat sepeda jengki warna birunya sambil sesekali melirik jam tangan yang melingkar ditangannyaDuh jam 06.40 aku kesiangan.Semoga saja jam pertama gurunya berhalangan seperti hari sebelumnya, Maya membathinSeperti

Seekor monyet berkata kepada seekor macan : “Langit itu hijau”. Macan menjawab : “Bukan, langit itu biru.” Perdebatan kian memanas, masing-masing ingin mempertahankan argumentasinya. Setelah lama takmenemui jalan keluar, akhirnya Monyet memutuskan untuk membawa perdebatan ini kepada Singa, Si Raja Hutan.

Kita saling mengenal saat duduk di bangku SMA. Dua tahun di kelas yang sama. Kelas satu di kelas B. Kelas dua di kelas C. Kamu sering membantuku dalam mengerjakan tugas. Ya, kamu menjadi tutor teman sebayaku. Kelas tiga SMA hingga kuliah

<< Sebelumnya ——————————————————————————————————————– Organisasi bawah tanah yang menaungi kelompok ini memiliki dana yang nyaris tanpa batas. Sebagian dana untuk kelompok kami itu masuk dari negara lain yang menginginkan kekacauan di negeri ini. Selain dana yang berasal dari luar negeri, ada juga

Kisah sebelumnya (Dari Lapangan Tembak ke Resto Hotel – ESKABER Bawalah aku pergi Pelan tapi pasti Rully merasuk dalam hidup keseharianku. Komunikasi antara kami terjalin hampir setiap hari, ada saja topik yang kami perbincangkan. “Mas aku lagi di gazebo dekat musala

Kisah sebelumnya Membuka kembali ruang hati Plat terakhir juga jatuh terkena tembakanku. Lima plat seluruhnya dapat aku jatuhkan. Setelah melakukan tindakan keamanan memastikan pistol tak lagi beramunisi, aku bergeser ke tempat istirahat. Total perolehan nilai perkenaan tembakanku cukup memuaskan. Sudah lama