Bang Bang! Kenangan Tahun Baru, Bang Bang! Waktu kecil dulu menjelang Tahun BaruAku mendapatkan kado kuda dan senapan usangBuatan abahkuDari pelepah pisang Bang bang!Kuberlagak bak pemburu Bang bang!Suaranya cukup seruBang bang!Kutembak burung ituBang bang!Bunyi senapan pelepah pisangku Bertahun kini berlaluAbah tak Selengkapnya
SAHABAT VIRTUAL
SAHABAT VIRTUAL Guyuran hujan semalam menyisakan jalanan yang masih basah pun gerimis masih luruh menyapa pagi. Tampak genangan air dibeberapa jalan berlubang menuju kampus.Hari masih pagi namun sudah tampak kesibukan kampus sejak pembelajaran tak lagi daring. Seorang gadis berjilbab coklat muda Selengkapnya
Teddy Bear For Christmas
Nataru Oleh Nitamarelda Tin…tin klakson sepeda motor memberi tanda menyalip sepeda MayaMaya mengayuh lebih cepat sepeda jengki warna birunya sambil sesekali melirik jam tangan yang melingkar ditangannyaDuh jam 06.40 aku kesiangan.Semoga saja jam pertama gurunya berhalangan seperti hari sebelumnya, Maya membathinSeperti Selengkapnya
Jangan Berdebat dengan Monyet
Seekor monyet berkata kepada seekor macan : “Langit itu hijau”. Macan menjawab : “Bukan, langit itu biru.” Perdebatan kian memanas, masing-masing ingin mempertahankan argumentasinya. Setelah lama takmenemui jalan keluar, akhirnya Monyet memutuskan untuk membawa perdebatan ini kepada Singa, Si Raja Hutan. Selengkapnya
Pentigraf: Bertemu Lagi
Kita saling mengenal saat duduk di bangku SMA. Dua tahun di kelas yang sama. Kelas satu di kelas B. Kelas dua di kelas C. Kamu sering membantuku dalam mengerjakan tugas. Ya, kamu menjadi tutor teman sebayaku. Kelas tiga SMA hingga kuliah Selengkapnya
Ada pahlawan dalam diri kita
Oleh : Pudji Widodo Malam minggu pertama bulan Agustus 2022, menjelang jam 22.00, Balai RT menjadi titik kumpul kaum bapak. Mereka beristirahat setelah menyempurnakan pengecatan paving block yang tadi pagi sebagian telah dicicil dikerjakan oleh ibu-ibu. Selesai ibadah salat isya sebagian para bapak Selengkapnya
Surat dari Masa Lalu (Bagian Tiga)
<< Sebelumnya ——————————————————————————————————————– Organisasi bawah tanah yang menaungi kelompok ini memiliki dana yang nyaris tanpa batas. Sebagian dana untuk kelompok kami itu masuk dari negara lain yang menginginkan kekacauan di negeri ini. Selain dana yang berasal dari luar negeri, ada juga Selengkapnya
Bawalah Aku Pergi
Kisah sebelumnya (Dari Lapangan Tembak ke Resto Hotel – ESKABER Bawalah aku pergi Pelan tapi pasti Rully merasuk dalam hidup keseharianku. Komunikasi antara kami terjalin hampir setiap hari, ada saja topik yang kami perbincangkan. “Mas aku lagi di gazebo dekat musala Selengkapnya
Kisah Nelayan Mino dan Gurita Raksasa
Gelombang laut sedang tidak bersahabat. Ombak tinggi menari-nari, angin berhembus kencang. Gumpalan awan hitam kian dekat, pertanda badai akan datang. Nelayan Mino, tengah mendayung ke tepian. Ke arah pulau kecil untuk berlindung. Dua hari Mino terombang-ambing di lautan. Tangkapan ikan sudah Selengkapnya
Dari Lapangan Tembak ke Resto Hotel
Kisah sebelumnya Membuka kembali ruang hati Plat terakhir juga jatuh terkena tembakanku. Lima plat seluruhnya dapat aku jatuhkan. Setelah melakukan tindakan keamanan memastikan pistol tak lagi beramunisi, aku bergeser ke tempat istirahat. Total perolehan nilai perkenaan tembakanku cukup memuaskan. Sudah lama Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- …
- 14
- Berikutnya










