Misteri Tugu Pal Putih

Selain filosofi tentang keseimbangan, memang masih ada misteri yang menyelimuti Tugu Pal Putih ini, mulai dari dianggap sebagai ‘paku bumi’ nya kesultanan Jogyakarta, konon jauh sebelum kesultanan berdiri, Sri Sultan Hamengku Buwono I telah memikirkan konsep penataan kota Jogyakarta dari tempat ini.
Keberadaan Tugu Pal Putih ini selain menjadi ikon bagi kota Yogyakarta sendiri, oleh sebagian wisatawan yang datang ke kota ini di anggap memiliki nilai mistis, sehingga bagi sebagian wisatawan yang datang ke kota Jogya ini merasa belum datang ke kota ini jika belum berswafoto di tempat ini.
Berbagai cerita misteri yang mengelilingi Tugu Pal Putih ini membuat para wisatawan yang penasaran selalu datang untuk berswafoto di tempat ini, sebut saja cerita tentang prajurit tak kasat mata yang selalu berbaris rapi mengelilingi bangunan Tugu Pal Putih ini, hingga cerita tentang makhluk – makhluk tak kasat mata yang selalu berjalan kaki dari Pantai Selatan ke Gunung Merapi sembari melihat ke arah pengunjung yang melintas di sepanjang garis imaginer yang membelah kota Jogyakarta ini.
Terlepas dari segala misteri yang menyelimuti Tugu Pal Putih ini, Eskaber.com, setiap malam (sekitar 5 malam di kota Jogyakarta) selalu duduk di salah satu kedai kopi yang lokasinya berada tidak jauh dari Tugu Pal Putih ini.

Sembari menyeruput secangkir kopi susu, eskaber.com bersama rekan – rekan menikmati suasana malam hari di kota Jogyakarta ini sambil melihat ke arah para pejalan kaki diantara “Pocong”dan“Hantu Biarawati” yang muncul dan bergentayangan di kawasan Tugu Pal Putih ini.
Menurut penjual kopi yang ada di tempat ini, cukup lama “Pocong”dan“Hantu Biarawati” ini tidak muncul akibat Pandemi.
Waktu sudah menunjukkan pukul, 23:30 WIB, ketika ‘Hantu Tugu’ Jogja menerima ajakan berfoto para pengunjung yang sedang melintas di Tugu Pal Putih ini.
Di antara suara pengamen jalanan yang menyanyikan lagu Yogyakarta milik KLa Project, eskaber.com beranjak dari Omman Coffee yang berada di perempatan jalan Jenderal Sudirman dan jalan Margo Utomo untuk kembali ke penginapan yang letaknya tidak jauh dari Tugu Pal Putih ini.
Semoga saja kemunculan “Pocong”dan“Hantu Biarawati” ini adalah pertanda yang baik bagi kota dan negeri ini, agar kota ini dan kota – kota lainnya tidak sampai menjadi kota mati akibat Pandemi!
Bahan bacaan : 1,








Terimakasih beritanya.. sering ke Jogja tp baru tahu ada Tugu Pal Putih..
Hehehe.. Terima kasih sudah berkenan membacanya
Wah, mantap. Jalan-jalan ke Jogja nih rupanya.
Hehehe.. terimakasih sudah berkenan membaca Om Bud
Wah abis jalan – jalan nih semoga bisa keliling di tempat wisata yang lain ya
Iya Aamiin. Terimakasih sudah berkenan membacanya