Teknik Berdagang: Bagaimana Cari Lokasi Strategis dan Gratis?

oleh -541 views
Para pedagang di lokasi strategis yang gratis (dokumen pribadi)

Bagaimana cara pedagang ini mencari lokasi strategis dan gratis? Kenapa memiliki sisi sebelah kiri jalan? Apa keuntungan dan konsekuensinya? Simak artikel berikut!

Lokasi Strategis

Panjang sebuah jalan lokal primer di Bogor, menghubungkan kawasan perumahan ke pusat kota, tidak kurang dari 1,5 kilometer. Kira-kira 1,1 kilometer ruas lebih longgar (diperkirakan 10 meter lebar) dengan jalur hijau sejuk dinaungi pohon manggis, pala, dan pohon peneduh.

Dari arah selatan ke Utara, pada sisi kiri atau barat jalan terdapat orang berjualan. Di motor dan mobil. Menggelar lapak menjual: buah musiman, jambu, nanas, helm dan perlengkapan helm, aneki topi, kopi di motor, sweater, kelapa muda, pepaya, ikan hias, salak, dan sebagainya.

Umumnya mereka berdagang di satu sisi. Kok bisa?

Menanyakan perihal tersebut kepada penjual kopi motor, saya memperoleh keterangan sebagai berikut:

  • Pembeli cenderung lebih banyak di jalur kiri, terutama pada sore hari ketika arus pulang.
  • Sisi sebelah kiri tidak langsung terpapar sinar matahari barat, yang mereka anggap lebih panas daripada sinar surya di arah timur.

Itu alasan, kenapa para pedagang pinggir jalan itu umumnya memilih sisi kiri atau tepi barat. Namun, alasan apa yang mendasari memilih jalan tersebut sebagai lahan mencari pembeli?

  • Jalan tersebut merupakan tempat strategis.
  • Para pedagang menganggap potensi pembeli bagus, baik dari segi jumlah maupun daya beli.
  • Tidak perlu sewa tempat (gratis). Dengan modal kendaraan roda empat dan dua, serta gerobak mereka sudah punya tempat. Setiap saat bisa bergerak pindah.
Ilustrasi food truck oleh Ma-Rosa dari pixabay.com

Responses (2)

Tinggalkan Balasan