
Peranan awak media dan pers demikian penting sebagai salah satu tolok ukur kesuksesan penyelenggaraan KTT ASEAN di Labuan Bajo, NTT.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menkopolhukam RI. Melalui akun Instagram @mohmahfudmd, dua hari lalu Mahfud MD menjelaskan, bahwa pengelolaan pers dan media merupakan salah penentu keberhasilan KTT ASEAN.
Dalam kunjungan ke Media Center KTT ASEAN, Mahfud MD beramah tamah dengan para jurnalis. Dan angkat topi dengan antusiasme kerja insan pers, yang menurutnya kian malam kian produktif.
Makanya, traktir roti bakar dan kopi dong!
Media Center KTT ASEAN memiliki fasilitas berupa kamar kerja, aula tempat jumpa pers, studio mini, dan jaringan internet fiber optik dengan kecepatan tinggi. Panitia menyediakannya bagi para awak media dan insan pers jurnalis KTT ASEAN, Labuan Bajo.
Dengan itu pers dan media akan memusatkan perhatian pada substansi konferensi dan sisi humanis dari KTT ASEAN 2023. Sehingga berita tepat, padat, cepat, dan berpijak pada azas komunikasi publik sehat menjadi ukuran keberhasilan KTT ASEAN.
Presiden Joko Widodo secara resmi telah membuka Konferensi Tingkat Tinggi ke-42, Rabu (10/5/2023). Di mimbar Ballroom Komodo, Meruorah Convention Center, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur Jokowi melontarkan tema: ASEAN Matters: Epicentrum of Growth.
Dengan Keketuaan ASEAN, Indonesia ingin mengantarkan ASEAN menjalin persatuan. Dalam rangka menegaskan peranan penting tidak hanya di negara-negara Kawasan, tetapi dunia.
Jadi, pers dan media memiliki peran krusial menggaungkan tujuan KTT ASEAN tersebut dengan pemberitaan akurat, cepat, dan sehat.
Maka benarlah pernyataan Mahfud MD bahwa pers dan media menjadi ukuran penting bagi keberhasilan KTT ASEAN 2023.








Setuju Om Bud, pers dan media memang cukup penting untuk mendukung acara-acara seperti ini.
Berul. Harus difasilitasi, sebaliknya menginformasikan berita benar.
Setuju dengan ulasan om Budi,
Siap terima kasih, Mbak Dinni.