
Merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia sempat sepi, disebab pandemi Covid-19 sekitar 2 tahun lamanya. Menyebabkan rindu membuncah dapat kembali berbaur dan menciptakan acara meriah dari tingkat gang sempit hingga menasional.
Keriuhan dan tawa mewarnai perlombaan 17-an menjadi pembalasan tak terbendung di Agustus 2022. Aneka macam lomba dan acara lainnya begitu semarak kembali digelar. Termasuk Warga RT 04 RW 04, Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
Meskipun sebatas lingkup Rukun Tetangga (RT), warga begitu antusias merayakan dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Ke-77 RI. Lomba dan berbagai acara tingkat anak hingga dewasa dilaksanakan sepekan penuh. Mulai dari makan krupuk hingga karnaval.
Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), karnaval diartikan pawai dalam rangka pesta perayaan. Lazim diselenggarakan di tingkat desa atau kelurahan hingga menasional. Tetapi, kali ini RT 04 di lingkungan penulis berani unjuk diri secara mandiri menggelar karnaval.
Berbekal sumbangan dan kekompakan warga serta pelibatan beberapa sponsor di sekitar lingkungan, acara karnaval di RT 04 dapat digelar dengan meriah. Tepatnya pada hari Selasa, 16 Agustus 2022. Start dimulai pukul 15.30 WIB dari lapangan mini multifungsi menuju rumah Ketua RT 04. Lantas balik kembali ke lapangan mini multifungsi.
Keseruan dan kemeriahan mulai tampak dari persiapan pemberangkatan karnaval. Ada sponsor yang menunggui keranda dan pertunjukan Jaran Kencak di depan pentas Resepsi 17-an di RT 04.


Kemeriahan karnaval tingkat RT 04 melibatkan warga mulai dari usia anak hingga orang tua. Bahkan berani mendatangkan kesenian lokal Kabupaten Probolinggo berupa Jaran Kencak dan Barongan. Tentu dengan biaya swadaya warga RT 04 yang tidak sedikit.
Iring-iringan karnaval melibatkan anak-anak di barisan terdepan. Dilepas oleh bapak Agus Awang Sulivan sebagai Ketua RT 04 yang didampingi ibu RT. Hampir semua anak di RT 04 ambil bagian. Berdandan tak kalah dengan gelaran Jakarnaval 2022.


Selanjutnya, giliran iring-iringan komunitas senam ibu-ibu, sepeda tua, dan gang yang ada di lingkungan RT 04. Mereka secara tertib dan atraktif mengikuti arahan panitia. Berjalan sesuai nomor urut dan memberi hiburan kepada warga RT 04 khususnya dan warga sekitar pada umumnya.


Bapak-bapak tidak mau kalah. Menampilkan keunikan dalam bentuk narasi nan unik dan lucu. Unik karena memanfaatkan dengan kreatif sumber daya yang ada. Lucu dan menghibur karena rela cekeran (tidak pakai alas kaki) demi untuk kemeriahan memperingati Kemerdekaan RI Ke-77 tahun.

Melewati jalan raya Bromo depan terminal Bayuangga, iring-iringan karnaval RT 04 tetap tertib menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Dibantu petugas Dinas Perhubungan (Dishub), kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas jalan nasional depan Terminal Bayuangga Kota Probolinggo tidak terjadi.

Warga RT 04 dan masyarakat sekitar antusias menikmati penampilan para peserta karnaval. Seni tradisional Jaran Kencak dan Barongan sempat menghibur masyarakat sekitar sesampainya di halaman Ketua RT 04 yang cukup luas.
Acara karnaval sukses dan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB. Meskipun baru pertama kali diadakan di lingkup RT 04, kemeriahan dan antusiasme menjadi modal utama untuk kembali memberikan sumbangsih dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif di tahun mendatang. Kesemuanya demi memeriahkan “HUT Republik Indonesia”. Terpenting sebagai wujud tercapainya kondisi “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”.
Bagaimana? Adakah RT lain yang berani mengadakan karnaval? Jika ada, tulis dan unggah dengan bukti nyata yang ada. Dirgahayu Ke-77 Republik Indonesia. NKRI Harga Mati. Merdeka!.







Mantuulll… satu RT luar biasa serunya
Wah mantab ini warga RT 04 kompak mantab bikin meriah 17an.
Sehat selalu nggih Pak Arif.
Hormat saya.
Seru nih, Mas Arif
Terima kasih, Om Budi…
Waah, lengkap liputannyan. Keren Mas
Terima kasih, Om Ketua…
Sehat selalu.