Mengigitnya terasa maknyes. Lembut, kenyal, dengan rasa daging yang lezat. Bukan tepung tapioka dibubuhi pengenyal dan micin.
Rasa pangsit luar biasa. Begitu masuk dan digigit ia lumer di mulut. Sangat lembut. Licin dan meluncur mulus di kerongkongan. Isinya daging cincang. Dengan bumbu pas sangat memanjakan lidah pengecap.
Menikmati kuah bakso bening, pentol daging, dan pangsit rebus lezat lebih mantap bila ditambah dengan sambal.
Sambal bawang dengan pedas pas dan rasa yang tidak pernah didapatkan di penjual bakso lainnya. Sangat berbeda. Enak banget. Sambal menambah cita rasa menjadi lebih istimewa.
Tidak menyesal menyerahkan uang Rp20 ribu, demi menebus setengat porsi bakso pangsit rebus di Rumah Makan Mi Baso Tasik. Gantinya adalah petualangan rasa gurih yang istimewa.(***)







