Menikmati Bakso Pangsit Rebus Enak Tidak Jauh dari Stasiun Bogor

oleh -2,116 views
Bakso pangsit rebus (dokumen pribadi milik Budi Susilo)
Bakso pangsit rebus (dokumen pribadi milik Budi Susilo)

Masuk lebih dalam melewati lorong dan gerai berisi dandang dan isian mi bakso, tibalah di ruang makan. Terdapat sekitar 8 atau 10 meja dengan 4 hingga 6 bangku.

Ternyata cukup banyak pengunjung. Hampir semua meja sudah terisi pembeli yang sedang melahap hidangan maupun menunggu pesanan.

Langsung saja pesan setengah porsi bakso pangsit rebus. Kok setengah?

Sesungguhnya dari daftar menu tertulis beragam makanan yang pasti menggugah selera. Paling atas adalah mi/bihun/kwetiau ayam polos dan dengan tambahan bakso, pangsit, babat.

Di bawah tertera bakso polos dan dengan tambahan pangsit, babat, dan kombinasinya. Juga menawarkan nasi tim, aneka masakan Chinese, dan tentu saja beragam minuman panas dan dingin.

Pada kelompok menu mi mi/bihun/kwetiau ayam serta bakso terdapat opsi: 1 porsi atau setengah porsi.

Pilihan satu porsi menggunakan mangkuk besar, kira-kira 2 kali lipat dibanding ukuran mangkuk tukang bakso pada umumnya. Sedangkan porsi setengah memakai mangkuk ukuran normal.

Tidak terlalu lama, maka di hadapan sudah terhidang semangkuk, atau setengah porsi, bakso pangsit rebus. Kuahnya bening dengan dua pentol bakso, tiga buah pangsit, dan potongan caisim (daun sawi), serta irisan tipis daun bawang.

Kuah tidak berminyak. Tidak berbau tajam. Rasanya sedap, sekalipun tidak dibubuhi micin dan belum ditambahkan kecap, saus, dan sambal. Gurihnya murni berasal dari rebusan daging atau tulang sapi.

Rasa pentol juga luar biasa. Ketika diiris dengan sendok, kenyalnya pas. Tidak bakal melompat dari mangkuk seperti bola bekel.

Tinggalkan Balasan