Risma, Mama Papua, dan Perilaku Komnas HAM Beberapa hari lalu, tidak sengaja melihat pernyataan salah satu pimpinan Komnas HAM menyangkut pernyataan Risma. Jadi kepo dan mencari tahu ada apa? Ternyata Risma marah pada jajarannya dan mengancam yang kinerjanya jelek akan Selengkapnya
Vaksin Berbayar Salahnya di Mana?
Salahnya di pemikiran orang yang memang mau ngaco. Hal yang sederhana sebenarnya. Ada yang gratis dengan segala konsekuensinya. Berbayar juga dengan segala akibat dan kemudahan yang diperoleh. Berbayar jelas tidak perlu antri. Yang punya uang langsung bisa beli di mana Selengkapnya
Revolusi Akhlak dan Revolusi Akal-Akalan
Revolusi Akhlak dan Revolusi Akal-Akalan Beberapa hari lalu, salah satu elit FPI mengatakan, kalau pemimpin mereka, Rizieq Shihab akan kembali untuk memimpin revolusi. Kata-kata yang sangat mungkin mengandung unsur makar ini disikapi dengan sigap KSP. Polisi diserahi tugas untuk menerjemahkan Selengkapnya
Munafiknya Pemimpin KAMI
Munafiknya Pemimpin KAMI Miris, melihat sepak terjang KAMI, terutama elitnya, usai rekan atau bawahan mereka satu demi satu tertangkap aparat penegak hukum. Seolah antiklimaks, usai deklarasi hingar bingar di tengah pandemi. Ngeyel mau masuk TMP Kalibata tanpa pemberitahuan, di tengah Selengkapnya
Lukai DIY Dua Kali, Habislah Demokrat
Lukai DIY Dua Kali, Demokrat akan Habis? Masih banyak berseliweran aneka bahasan mengenai SBY, Demokrat, dan penolakan UU Omnibus Law. Salah satu yang sangat menarik adalah masalah SBY dan Yogyakarta. Kerusuhan dengan pembakaran salah satu cafe di sana kuat diduga Selengkapnya
Kala SBY Mengajari Bebek Berenang, dan FPI Bak Anak Ayam Kehilangan Induk
Kala Mengajari Bebek Berenang dan Ada Anak Ayam Kehilangan Induk Riuh rendah politik berkaitan dengan Omnibus Law masih berlanjut saja. Ada hal yang cukup menarik dan menjadi sebuah oase di mana panasnya suhu politik ini, lebih baik disikapi dengan lelucon Selengkapnya
Senjakala Demokrat
Senjakala Demokrat Sejak masa lalu dengan slogan KATAKAN TIDAK PADA[HAL] KORUPSI, dengan para bintang iklannya dominan masuk bui, noda itu masih begitu kuat. Sama sekali tidak mampu mereka atasi, malah menyusul kemudian Jiwa Sraya nama mereka juga tersangkut cukup kencang. Selengkapnya
Refli Harun: Gatot-Anies Dahsyat
Refli Harun: Gatot-Anies Dahsyat Profesor, ahli politik, mengatakan hal demikian tentu berdasar. Mengenai kebenaran separo, sebagian, atau malah tidak ada, tentu sesuai dengan kepentingan. Apakah dahsyat sebagai sepasang kandidat capres-cawapres, lepas siapapun yang menjadi bakal calon presiden dan wakilnya. Beberapa Selengkapnya
Masih Perlukah Pancasila?
Ilustrasi gambar_pinterest.com Masih Perlukah Pancasila? Dalam sebuah komentar untuk tulisan mengenai Pancasila ada yang mengatakan, itu pasti orang minoritas, yang perlu Pancasila hanya minoritas. He..he…yo biar saja, namanya juga pendapat, soal benar atau salah, patut atau tidak, belakangan. Berani komentar Selengkapnya
- Sebelumnya
- 1
- …
- 3
- 4

