Sumber : ihei.wordpress.com Kemarin waktu memperlihatkan padaku tentang laku manusia Dalam kecongkakan,  ketamakan,  kesombongan dan ketidak adilan  Sayatan-sayatan belati bersimpangan menoreh pedih Kupandangi jiwa-jiwa yang serakah Mereka ingin membelah bumi dan memecah langit dengan segala keangkuhannya Aku hanya terdiam di tepi

Gambar: Mubgfaridah95.wordpress.com Jemari lentik sang  penari, mengusap air mata keegoisan, kecupan  lembut menyapu bibir sang dalang. Bibir merah berbisik renyah, satu ikatan. Adsn1919 Apriani 1919www.rumahfiksi.com/