Nataru

Oleh Nitamarelda
Tin…tin klakson sepeda motor memberi tanda menyalip sepeda Maya
Maya mengayuh lebih cepat sepeda jengki warna birunya sambil sesekali melirik jam tangan yang melingkar ditangannya
Duh jam 06.40 aku kesiangan.Semoga saja jam pertama gurunya berhalangan seperti hari sebelumnya, Maya membathin
Seperti biasa sebelum berangkat ke sekolah, Maya membantu Ibunya berbelanja dipasar
Namun hari ini Maya belanja agak banyak dari biasa karena akan ada acara pengajian ibu – ibu nanti malam
Sedikit agak panjang daftar belanjaan yang harus dibeli Maya sesuai pesanan ibunya
Maya segera menuntun sepeda jengkinya begitu memasuki gerbang sekolah
Bersama teman – teman yang lain berbaur menata sepeda diarea parkir sekolah
Selamat pagi, Maya. Suara tak asing menyapa Maya
Sontak Maya menjawab sambil menata sepedanya
” Selamat pagi, Ida” kata Maya
” Tumben kamu datang agak siang , May ! ” sapa Ida
Iya, Da. Aku harus bantu ibuku dulu berbelanja dipasar agak banyak juga sihh belanjanya
” Oh ya!, ” Mau ada acarakah ? ” , selidik Ida
Iya, seperti biasa pengajian emak – emak
” Ayo cepat, Ida keburu terlambat masuk kelas “, ajak Maya
Keduanya bergegas setengah berlari menuju kelas
Dengan napas sedikit ngos – ngosan akhirnya keduanya masuk kelas tepat bel panjang tanda masuk berbunyi
Alhamdullilah bisa tepat waktu, gumam Maya
Ida dan Maya duduk sebangku. Mereka berteman sejak dari SMP
Ida memutuskan untuk meneruskan SMA di desa bersama Maya meski berbeda agama namun Maya dan Ida terbilang cukup akrab
Teman – teman Ida yang beragama Katholik banyak yang meneruskan SMA Katholik di kota
Bukan tanpa alasan bagi Ida tidak meneruskan SMA beragama katholik di kota.
Sejak Papanya Ida sakit dan meninggal dunia perekonomian keluarga Ida merosot tajam
Maya sahabat Ida sangat mengerti kondisi keluarga Ida.
Maya selalu memberikan semangat pada Ida agar tak patah semangat
Tak…tok…tak…tok bunyi sepatu Ibu Dwi Wali kelas IPA X memasuli ruangan
Segera ketua kelas menyiapkan kelas dan berdoa bersama
Sebagai bentuk toleransi Aldo ketua kelas IPA X menyertakan kalimat bagi yang beragama lain untuk berdoa sesuai keyakinan masing – masing
” Anak – anak, hari kalian besok akan kedatangan teman baru pindahan dari Papua
Ibu harap kalian bisa saling menghargai dan menyayangi teman kalian yang berbeda agama maupun suku
Sebagai perwujudan sila pertama Pancasila dan juga sebagai warga negara yang baik
” Paham anak – anak !” , kata bu Dwi
” Paham, Bu ! “. Serempak siswa menjawab
Nah, anak – anak sebelum jam pelajaran matematika berakhir akan ada asessmen diakhir pembelajaran dan ini berlaku pada setiap mata pelajarang yang saya ampu
Maya dan Ida menyimak dengan serius setiap detail penjelasan Bu Dwi
Saat bel istirahat berbunyi. Maya mengajak Ida untuk mengunjungi perpustakaan
” Maaf May , Aku mau ke kantin sekolah dan balik ke kelas soalnya ada PR Bahasa Indonesia yang belum aku selesaikan tinggal dikit sih ,” kata Ida
” Baiklah aku ke perpustakaan dulu”, sampai nanti Ida
Sudah sekitar 2 mingguan Maya mengumpulkan uang jajannya
Waktu istirahat di sekolah lebih banyak dihabiskan di perpustakaan
Sengaja Maya melakukan hal ini karena iya ingin memberikan kejutan pada sahabatnya
Sebentar lagi tanggal 25 Desember. Ida akan merayakan Hari Natal
Tinggal 3 hari lagi, bisik Maya dalam hati
Maya sedang memikirkan hadiah untuk sahabatnya
Maya mengayuh sepeda sambil melamun merancang kejutan buat sahabatnya Ida
Hingga tak terasa sudah sampai halaman rumahnya

Pagi hari Maya mengirim pesan pada sahabatnya sekaligus memberi ucapan Selamat Natal
Ting , notif pesan masuk pada ponselnya Ida membalas pesan Maya
” Aku ada dirumah sekitar pukul 2 sore “
” Baiklah aku ke rumahmu jam 2 “
” Sampai jumpa nanti, ya ! “
Selesai menunaikan sholat dzuhur Maya berpamitan kepada Ibunya
Maya pamit mau ke rumah Ida naik motor, Bu
Iya…. Hati-hati ya, Nak !
Tak lupa Maya mampir ke toko membeli hadiah natal buat sahabatnya Ida
Maya memutuskan memilih boneka Teddy sebagai hadiah natal buat sahabatnya
” Sekalian di bungkus dengan kartu ucapannya ya, ” Mbak.
Pelayan toko mengemas boneka Teddy dengan rapi sesuai permintaan Maya
Di depan pintu Ida tersenyum lebar menyambut sahabatnya
” Silahkan duduk , May
Maya menjulurkan hadiah natal kepada Ida
” Merry Christmas ” , Ida
” Wish you all the best ” myfriend , kata Maya sambil memeluk sahabatnya
Tampak Maya disambut hangat oleh keluarga Ida
Ida sangat bahagia sambil memeluk hadiah boneka dari sahabatnya
Indahnya persahabatan meski mereka berdua meski berbeda agama










Selamat Tahun Baru Mbak Nita
Keren kk
Keren kk
Keren kk
Cerita yang indah
So Sweetttt
Terima kasih untuk artikelnya mbak Nita
Yesss Bro
Terimakasih sudah meramaikan event eskaber
Trimksih mb Din