Dokpri  Jalan panjang telah terlewati Liku hidup pun telah dijalani  Onak dan duri tak jarang menghampiri  Bahagia dan nestapa silih berganti  Cita dan cinta yang turut mewarnai hari  Menggoreskan kisah berjuta mimpi  Ada yang teraih pasti  Pun ada yang berlalu

Freephotos@Pixabay.com  Di tepi jalan aku menanti Sendiri, tanpa teman menemani  Berpayung harap, kunjunganmu menjadi santapan diri  Di antara rintik hujan  Dalam temaram malam tanpa bintang  Aku menantikan hadirmu  Hangatkanlah tubuh ini  Bangkitkanlah hasrat ini   Dari cawanmu yang menggoda nafsu   Bang, baksonya

Ilustrasi oleh Mostafa_muraji @Pixabay.com    Dik, Painiku Malam ini wajahmu hadir lagi Menemani kesepian Akang yang jauh di negeri orang  Bisakah kau rasakan rindu yang membara ini  Seperti nyala api yang siap membakar kayu menjadi arang  Dik, ingin rasanya kudekap tubuhmu

 Sumber gambar dari Pixabay.com  Kang  Any Sukamto  Kang, masihkah kau ingat obrolan kita tempo hari Kau akan setia dengan janjimu, menemani hari indahku hingga ajal menjemputku Kau janjikan hidup kita akan bahagia, meski bukan istana sebagai tempat berteduh  Kau yakinkan hari