ESKABER

gambar: id.pinterest.com Kebun yang berada di belakang rumah nampak asri. Bunga Desember belum lagi mekar tetapi semarak warna Bunga Aster mewarnai setiap sudut. Sebelum pesta kebun di mulai, keluarga berkumpul di ruang tengah yang cukup luas. Berlantai marmer putih pualam yang

  Ilustrasi by Dian Al Batami # Sabung ayam Ayam jago ayam bertaji, adu tangkas dalam gelanggang. Sorak sorai para penjudi, darilah pagi menjelang malam. Jagoan pilpres menjadi menteri, ada yang dengki hingga meradang. Macam harus belajar kaji, beda politik dan

Sejanak merenung, pagi hari. Dengan sunyinya keadaan. Dengan kicau burung yang menyapa Seakan hari ini akan mendapatkan rezeki. Rasanya begitu bersemangat. Bermakna dan penuh keindahan. Kehidupan yang disyukuri. Akan sangat dinikmati. Bersemangat dalam cerita indah. Cerita indah, lambaian daun mangga depan

  Dokpri  Jalan panjang telah terlewati Liku hidup pun telah dijalani  Onak dan duri tak jarang menghampiri  Bahagia dan nestapa silih berganti  Cita dan cinta yang turut mewarnai hari  Menggoreskan kisah berjuta mimpi  Ada yang teraih pasti  Pun ada yang berlalu

Freephotos@Pixabay.com  Di tepi jalan aku menanti Sendiri, tanpa teman menemani  Berpayung harap, kunjunganmu menjadi santapan diri  Di antara rintik hujan  Dalam temaram malam tanpa bintang  Aku menantikan hadirmu  Hangatkanlah tubuh ini  Bangkitkanlah hasrat ini   Dari cawanmu yang menggoda nafsu   Bang, baksonya

Ilustrasi oleh Pixel2013@Pixabay.com  Aku masih belum bisa menghilangkan rasa itu seluruhnya. Meskipun sekian purnama telah berlalu, dan kita dalam beku.  Aku memang berniat menjauh darimu, agar tak mengganggu kehidupanmu. Meskipun aku harus berusaha keras, untuk bisa melepas dan melupakan sosok itu.

Ilustrasi oleh Mostafa_muraji @Pixabay.com    Dik, Painiku Malam ini wajahmu hadir lagi Menemani kesepian Akang yang jauh di negeri orang  Bisakah kau rasakan rindu yang membara ini  Seperti nyala api yang siap membakar kayu menjadi arang  Dik, ingin rasanya kudekap tubuhmu