Oli palsu tidak mampu meredam friksi di dalam mesin. Dengan kata lain, oli palsu tidak maksimal dalam melindungi mesin dari kerusakan akibat gesekan.
Demi menghindari membeli, bahkan terlanjur menggunakannya, maka agar mengetahui terlebih dahulu cara mengidentifikasi oli palsu.
- Kemasan. Oli palsu bentuk botol dan tutupnya tidak rapi. Batch number pada kemasan tampak tidak simetris. Tidak rapi.
- Ketika memindai QR (quick response) code, maka kode keamanan itu tidak mengarah ke laman resmi situs milik produsen asli.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda membeli oli asli di toko atau bengkel langganan yang sudah terpercaya. Atau di penyalur resmi. Untuk merek tertentu bisa diperoleh di SPBU.
Rujukan: kompas.id dan kompas.com








Bermanfaat. Terima kasih untuk artikelnya Om Bud..
Terima kasih sama-sama, Mas Warkasa