Kegiatan Pendakian Bersama Dan Sharing Sessions Gunung Talang, Via Bukik Bulek 2-3 Agustus 2025

Kegiatan ini berangkat dari rasa kekawatiran bersama secara kemanusiaan dengan melihat berbagai kejadian dan peristiwa, dimana aktifitas pendakian gunung adalah kegiatan yang rentan terhadap resiko terpapar kecelakaan bahkan mengalami kehilangan nyawa. Hal ini di sebabkan oleh berbagai factor antara lain, kurangnya pengetahuan tentang beraktifitas di alam bebas, serta tidak peka terhadap Kearifan Local Tempatan mengenai Larang Pantang yang di percaya pada wilayah sekitar, dan mungkin pendakian dilakukan tanpa ada kelibatan Pemandu Gunung yang memiliki standar lisensi Kegiatan Alam Bebas, sehingga muncul pendaki yang menerapkan “Gagal Persiapan Berarti Bersiap Untuk Gagal”. maka dari itu melalui aktifitas pendakian gunung sebagai media belajar, diharapkan menjadi ruang diskusi para pendaki dan menjadi ujung tombak memunculkan pioner-pioner pendaki yang bertanggung jawab dan terlatih serta memiliki nilai Kepecinta alaman yang melekat dalam melakukan Aktifitas Alam Bebas.

Melalui identitasnya, Kegiatan ini digagas oleh Senja Adventure dan APGI Sumatera Barat dengan beberapa dukungan lembaga KSLH_Riau dan POKDARWIS Nagari Kampung Batu Dalam. Acara ini bertemakan Pendakian Bersama Dan Sharing Sessions Gunung Talang, Via Bukik Bulek, 2-3 Agustus 2025. Yang berlokasi Nagari Kampung Batu Dalam, kecamatan Danau kembar, kabupaten Solok Sumatera Barat.
Rangkaian kegiatan ini di awali dengan beberapa materi pengenalan Standar Wisata Minat Khusus dalam Pendakian Gunung yang dipadukan dengan nilai-nilai Ekologi dan Etika Lingkungan. Acara Menghadirkan seorang Moderator Handal kak Rizki Rizkqyani Selaku Senior Senja Adventur dan Narasumber terlatih Ketua APGI Sumatra Barat Fanji Fajar Serta Pak Akmal Selaku Instruktur Medis Praktis dalam penanganan bahaya gunung . Materi ini merupakan materi pengantar dari kegiatan yang tengah terlakasana. Materi Ruangan berada di Aula POKDARWIS Kampung Batu Dalam .


Sebelum Dimulainya pendakian, tepat di halaman Posko 2 Gunung Talang, para peserta dan panitia berkumpul untuk mendengar, melihat dan merasakan bagaimana praktek kepemanduan Gunung yang di Bawa Oleh APGI Sumbar Fanji Fajar, sehingga para peserta dan seluruh panitia memiliki bekal dalam mengikuti aturan main selama perjalanan dilakukan. hal ini sejalan dengan pengenalan dan Praktek Navigasi darat seperti Orientasi Medan dan memproyeksikan posisi di atas peta, serta menentukan arah dan jarak tempuh yang akan dilalui, materi ini di Pandu oleh Instruktur dari KSLH_Riau Ucok Rahmad Adi dan Para Senior Bang Agung Wirya. Serta Tidak ketinggalan materi pengenalan karakter medan tempuh dan cuaca dari POKDARWIS Nagari Kampung Batu dalam Bang Riski dan Abil Deski.
Setelahnya, kegiatan dilanjut dengan scenario pendakian bersama, melibatkan Iringan Panitia terlatih yang berada di sela peserta dan para anak-anak, hal ini dilakukan sebagai salah satu standar pendakian agar meminimalir terjadinya resiko bahaya gunung.

Dalam Petualangan Menyusuri Jalur pendakian di berbagai tipe tutupan Hutan Gunung Talang, Para peserta di suguhkan dengan nilai-nilai ekologi yang bisa di rasakan secara langsung, kehadiran Keragaman Spesies Yang di temukan salah satu bukti serta perlunya perlindungan terhadap kelestarian gunung talang. Hal ini menjadi salah satu muatan Etika Lingkungan. Sehingga dengan adanya muatan meteri ini harapannya dapat menumbuh kembangkan para pendaki akan nilai keharmonisan terhadap Alam Gunung Talang. dan mestinya hal ini menjadi pemikiran bersama pengelolaan dalam berwisata, dan tentunya nilai ekologi menjadi dasar strategi untuk sebuah aturan main dalam berbagi ruang aktifitas para wisata.

Hari selanjutnya merupakan acara puncak, Dari ketinggian Base Camp gunung talang ± 2225 Mdpl, para panitia perlengkapan dan logistik berjibaku dalam mempersiapkan makanan serta mendirikan tenda dom dan kanopi yang terbuat dari Flyshet sebagai sarana Sharing Sessions dalam menyambut Kelas diskusi untuk para pendaki. Seluruh para pendaki yang berada di sekitar Basecamp gunung talang diundang untuk mengikuti Shering dan berbagi pengalaman seputar materi aktifitas alam bebas dan bahaya gunung. Tujuan Acara kali ini Selain mengidentifikasi resiko seputar pendakian gunung, diskusi dan berbagi informasi seputar kegiatan merupakan sarana efektif dalam berkomunikasi , sehingga pesan-pesan dari kegiatan yang dilakukan tersampaikan dan tepat sasaran.
Salam Lestari
Penulis: Ucok Rahmad Adi (KSLH_Riau)







