Kabar buruk
Hari yang tak pernah aku harapkan selama ini telah tiba
Kabar buruk membawa duka teramat dalam
Aku menahan tangisan berharap kabar buruk itu tidak nyata
Tapi harapanku hilang semua
Kabar buruk ini nyata
Man…man… man… Aku selalu mendengar nama itu disebut dari mulut seorang pria
Langkah besarpun datang menghampiri panggilan pria itu, Mahout sebutannya
Sekarang tak akan pernah aku mendengar nama itu disebut lagi
Ketika nama itu disebut lagi, kau tidak bangun kapten
Berharap kau bangun dari kematian
Berjalan dengan gagah seperti dulu
Sebuah harapan yang hilang terbawa angin
Kapten Rahman, goresan pena ini untuk mengenangmu
Seekor gajah besar yang pernah aku peluk gadingnya
Gajah besar selalu menjadi penolong
Gajah besar sangat pemberani
Sekarang, Kapten Rahman telah tiada
Kematiannya begitu tragis
Begitu biadab orang serakah yang meracuninya
Demi gading yang menjadi incarannya
Kaptenku dibunuh dengan kejam!
Man, dulu aku pernah menulis sebuah cerita tentang sesak dan sakit
Kini, tak lagi dirasakan disaat kau mati bersama luka.






