
Kadang bimbang menentukan dalam pemeliharaan atau perbaikan motor, pilih bengkel resmi atau bengkel umum? Maka ikuti penjelasan berikut.
Baik sepeda motor baru maupun lama tentunya membutuhkan perawatan. Agar ketika menggunakannya selalu lancar tanpa gangguan.
Pemeliharaan adalah menjaga supaya motor tetap prima, sekalipun berusia tua. Perbaikan membetulkan kendaraan ke kondisi semula.
Melakukan pemeliharaan dan perbaikan dapat di bengkel resmi atau bengkel umum. Apa pertimbangan yang mendasari?
Bengkel Resmi
Merupakan tempat memelihara dan memperbaiki yang berimpitan dengan penjualan kendaraan, serta pengadaan komponen pengganti. Maka umumnya dealer menerapkan gagasan itu dengan konsep 3S (Sales, Service, Spareparts).
Sepeda motor baru memperoleh jaminan untuk periode tertentu dengan pemeliharaan dalam skala dan waktu dibatasi. Artinya, selama buku garansi masih berlaku, selama itu pula pemilik motor cenderung memanfaatkan jasa bengkel resmi.
Namun kendati lembaran di buku garansi sudah terisi penuh, tidak menutup kemungkinan pemilik motor tetap menggunakan bengkel resmi. Siapa saja?
Yaitu pemilik motor yang:
- Memerlukan kepastian pelayanan.
- Membutuhkan kenyamanan dan keleluasaan tempat.
- Berani membayar mahal untuk jasa dan mengganti sparepart orisinal.
- Menginginkan motor bernilai tinggi saat hendak dijual, mengingat catatan pemeliharaan (service record) selalu dari bengkel resmi.
Jadi pemilik motor menggunakan jasa bengkel resmi berhubung buku garansi masih berlaku.
Juga pemilik yang tidak mau banyak terlibat dalam proses pemeliharaan. Biaya bukan pertimbangan utama.








Terima kasih untuk ulasannya Om Bud. Salam literasi
Terima kasih sama-sama, Mas Warkasa