
Perang Rusia Ukraina telah memasuki usia 4 bulan. Sementara solusi damai belum ada titik terang. Krisis pangan dan energi global kian menggejala.
Bagaimana menyikapi krisis di depan mata?
Krisis Pangan
Akibat perang tidak berkesudahan, sejumlah harga komoditas pangan dunia melonjak.
Diketahui Rusia maupun Ukraina bertanggungjawab terhadap sepertiga pasokan pangan dunia. Akibatnya, negara-negara Afrika Utara terancam kelaparan.
Maka dari itu, kita hanya mampu menyikapi, antara lain dengan:
- Makan secukupnya.
- Mengurangi makanan tersisa.
- Mengurangi makanan terbuat dari bahan pangan impor.
- Mengonsumsi alternatif bahan pangan lokal, seperti singkong, ubi jalar, talas, dan seterusnya.
Krisis Energi
Sedangkan di sektor energi, Rusia merupakan sumber pasokan gas penting bagi Eropa. Juga penghasil minyak dunia.
Menurut katadata.co.id, Rusia berada di peringkat kedua penghasil minyak terbesar dunia tahun 2021 (524,4 juta ton). Sehingga gangguan pasokan berpengaruh signifikan terhadap harga minyak mentah dunia.
Sanksi negara-negara barat untuk menekan Rusia secara politis malah membuat keadaan kian runyam. Rantai pasokan kian terganggu.








Jurus jitu penghematan…
Belanja ke warung tetangga atau ada perlu dg tetangga sebaiknya jalan kaki saja ya, gk usah pakai motor
Iya. Untuk jarak dekat, jalan kaki saja
Betul. Mulai sekarang mesti belajar berhemat energi
Sepakat Om Bud kita memang harus mulai berhemat dan sebisa mungkin mengurangi ketergantungan pada barang-barang impor.
Iya. Sebelum semuanya terlambat. Keburu krisis tiba